Tampilkan postingan dengan label bahasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bahasa. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 Maret 2013

Ass...salaamu'alaikum

Suka gemes aja kalau membaca sms atau e-mail yang diawali dengan "Ass..." Saya tahu, maksudnya baik, ingin mendoakan si penerima pesan. Tapi dengan menyingkatnya karena merasa adanya keterbatasan karakter tulisan justru membuat maknanya tidak lagi tepat, bahkan jadi salah luar biasa. Terlebih lagi ketika pesan singkat itu disampaikan dalam bahasa Inggris.
Mari kita cek arti kata 'ass' ini. Saya ambil dari oxforddictionary.com.

Definition of ass

I. noun
1. a hoofed mammal of the horse family, which is typically smaller than a horse and has longer ears and a braying call.
Genus Equus, family Equidae: E. africanus of Africa, which is the ancestor of the domestic ass or donkey, and E. hemionus of Asia 
(in general use) a donkey.
2. British informal a foolish or stupid person:that ass of a young man Definition of ass
II. noun North American vulgar slang
a person’s buttocks or anus.
[mass noun] women regarded as a source of sexual gratification.
oneself (used in phrases for emphasis).

Terjemahan bebasnya sih:
I. Ass yang pertama:
1. binatang serupa kuda dengan telinga panjang yang dikenal juga dengan nama keledai.
2. ungkapan informal untuk menyebut seseorang yang dungu.
II. Ass yang kedua:
bagian belakang badan seseorang alias (maaf ya) pantat atau bokong.
Jadi, jika sudah tahu maknanya seperti terpapar di atas, masihkah Anda akan mengawali pesan singkat atau surat pendek Anda dengan 'salam' serupa? 

Rabu, 27 Oktober 2010

8 Spelling Mistakes Even Smart People Make

Kali ini aku ingin melanglang bahasa ke Inggris, tempat bahasa kedua kita berasal. 
The other day I have mentioned something about re-activating my English skills, especially in speaking, since our school is gdeveloping to an international school. English should be the main language used in our school. So here are some commonly spelling mistakes that we have to know to be avoid. Copy & paste from Care2.com. Here is the original site. 
By Desktop Diva via DivineCaroline

1. YOU’RE and YOUR
If you have no idea when to use which … well, you’re not on your own. This is perhaps the most common mistake of all. Heaven knows why. The distinction is really quite simple:
• You’re is used to substitute the words you are.
• Your is a word you use when referring to something that belongs to the person you’re speaking to. “Your purse,” “your coat,” and so on—and not “Your late!” or “Your wrong!”
2. IT’S and ITS
Close cousins of you’re and your, it’s and its suffer about the same amount of misuse.
• It’s (with an apostrophe) replaces It is or It has. (It’s easy to remember!)
• Its (with no apostrophe) refers to something that belongs to “it.” (Its meaning is clear!) 
 3. THEY’RE, THEIR, and THERE
Ah, the triple treat … or terror, as the case may be:
• They’re is short for They are.
• Their refers to something that belongs to “them.”
• And there is simply “not here.” “They’re going to their house, which is over there.”
4. TO and TOO
When you mean overly, please remember to add the extra O—or face the consequences. I once received a heated text message that was meant to make me angry: “TO BAD!” it shouted in loud, aggressive capitals. I ended up in uncontrollable giggles instead. Too bad indeed.
5. LOOSE and LOSE
This one really drives me batty. And when I lose my mind, I often let loose a string of expletives. When what you want to say is the opposite of find, then lose the extra O. Loose (with two o’s) is the opposite of tight.
Like I said, these little confusions are pretty common. They don’t actually bother me half as much as the non-words I often find littering notes, emails … even official business memos. Words like:
6. IRREGARDLESS
Hundreds of people use this word (often with passion!), both in speech and writing, every day—but the truth is, it doesn’t exist! The real word is regardless.
7. ALOT
Anyone who insists this is a word is spouting ALOT of baloney. If you’ve ever written this non-word, what you probably meant was either a lot (meaning “many”) or allot (to ration or allocate).
8. AHOLD
Boy, would I love to get a hold (two words, not one) of the person who decided to just forget the space and make up “ahold new word.”
Guilty? Don’t sweat it. Its nothing to loose sleep over. Your not to bad. Their are alot of people in the same boat, irregardless of what you may think. Just get ahold of you’reself, take a few mental notes, and move on from here.
Please?

Let's keep speaking English, and avoid the common mistakes that even smart people do. Let's be smarter than them ;)

Selasa, 12 Oktober 2010

Anggota Wudhu

Kisah ini terjadi saat aku mengajar di sebuah sekolah Islam yang menerapkan sistem full day school, sekolah sehari penuh (padahal hanya dari pukul 7.30 sampai 16.00). Selain makan siang bersama, anak-anak pun melaksanakan shalat dua kali di sekolah. Siang itu aku baru membahas cara wudhu anak-anak yang masih berantakan, padahal mereka sudah kelas 3 SD. Kukatakan bahwa semua anggota wudhu mulai dari tangan hingga kaki, harus kena air wudhu secara sempurna agar pelaksaan shalat juga menjadi sah.Tahu-tahu Raihan nyeletuk, “Bu.. bu... kalau mau jadi anggota wudhu, daftarnya ke mana ya?” :p

Selasa, 09 Maret 2010

Pusat Bahasa

Beberapa waktu yang lalu, aku mencari data tertentu mengenai informasi kebahasaan, dan pencarian itu membawaku pada situs resmi Balai Bahasa Bandung, kemudian membawaku lebih jauh ke Pusat Bahasa Depdiknas. Salah satu informasi yang kurasa cukup menarik adalah mengenai penggunaan kata-kata jadian (bukan kata jadi-jadian) yang dibahas di bawah ini, kukutipkan dari sumber aslinya, yang bisa diakses di halaman ini.
Dalam bahasa Indonesia, imbuhan –wan berasal dari bahasa Sanskerta. Penggunaan akhiran itu digunakan bersama kata benda, seperti bangsawan ‘orang yang memiliki bangsa’, hartawan ‘orang yang memiliki harta’, dan rupawan ‘orang yang memiliki rupa yang elok’.
Dalam perkembangannya, arti –wan meluas. Hal itu ditemukan pada kata ilmuwan ‘orang yang ahli dalam bidang ilmu tertentu’, negarawan ‘orang yang ahli dalam bidang ilmu negara’, dan fisikawan ‘orang yang ahli dalam bidang fisika’. Jadi, -wan dalam contoh itu berarti orang yang ahli dalam bidang yang disebutkan pada kata dasarnya.
Pada kata seperti olahragawan, peragawan, dan usahawan, imbuhan –wan berarti ‘orang yang berprofesi dalam bidang yang disebutkan pada kata dasarnya’. Jadi, olahragawan berarti ‘orang yang berprofesi dalam bidang olahraga’, peragawan ‘orang yang berprofesi dalam bidang peragaan’, dan usahawan ‘orang yang berprofesi dalam bidang usaha (tertentu).
Berdasarkan contoh tersebut, imbuhan –wan tidak pernah melekat pada kata kerja, seperti pada kata rela. Oleh karena itu, kata yang benar adalah sukarelawan yang berarti ‘orang yang dengan sukacita melakukan sesuatu tanpa rasa terpaksa’.

Sabtu, 02 Januari 2010

Semua Bermula dari Satu Kata

Mulai.
Kata itu yang menjadi sebuah awal.
Akan ke mana membawa kita melanglang dalam dunia bahasa?
Kanan atau kiri, maju atau melangkah mundur, bergerak atau diam sejenak.
Kata "mulai" mengandung semangat untuk terus melangkah.
Akan cepat atau lambatkah, dalam pengembaraan menjelajah dunia.
Bahasa menjadi gerbang satu-satunya, ke mana saja.
Inginnya...
Layaknya memulai pagi dengan secangkir kopi, kumulai menulis di blog ini. Bismillah...