Tampilkan postingan dengan label lagu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lagu. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Oktober 2016

Menghilang-Andira

Sebuah lagu syahdu lengan lirik mendayu, dinyanyikan seorang wanita ayu bersuara merdu. Menghilang, demikian judul lagu ini. Liriknya terasa menggugah hati. Mari kita nikmati.

Mungkin semua salahku
Sejak awal ku tahu
Beda diantara kita
Tak restukan kau dan ku bersama
Tapi terlanjur ku jatuh cinta
Meski tahu asmara kita
Takkan sanggup kemana-mana
Ow ow ow ow

Betapa bodohnya aku
Tak bisa lari dari bayang-bayangmu
Seakan diriku terpenjara
Oh kasihku
Meski didalam hatiku ku tahu
Ku tak mungkin bersamamu
Meski kita saling cinta
Mungkin lebih baik sayang
Ku menghilang

Semua tlah ku sadari
Sejak awal bertemu
Beda diantara kita
Tak restukan kau dan ku bersama
Tapi terlanjur ku jatuh cinta
Meski tahu asmara kita
Takkan sanggup kemana-mana
Hooo oooo

Betapa bodohnya aku
Tak bisa lari dari bayang-bayangmu
Seakan diriku terpenjara
Oh kasihku
Meski didalam hatiku ku tahu
Ku tak mungkin bersamamu
Meski kita saling cinta
Mungkin lebih baik sayang
Ku menghilang

Andai saja ada
Jalan untuk kita bersatu
Namun biarlah ini menjadi
Kenangan manis engkau dan aku
Uuu uuu uuhuuu

tak bisa lari dari
Bayang-bayangmu
Seakan diriku terpenjara
Oh kasihku

Mungkin Tuhan ingin kita bersama
Tapi tidak dengan sekitar kita
Mungkin lebih baik
Mungkin lebih baik sayang
Oooww Mungkin lebih baik sayang
Ku menghilang
Ku menghilang

Sabtu, 25 Desember 2010

Lestari

Bertahun lalu, Desember 2007, lagu ini kugubah. Sebuah persembahan untuk bunda tercinta, yang kasihnya mengalir selamanya. Sulit kuungkap kasihku dalam kata, hingga tersusunnya kumpulan kata serupa puisi yang menjadi lirik lagu ini. Ungkapan kasihku untuk ibunda. Kini, setahun setelah kepergiannya, kasih bunda tetap lestari di hati ananda.

Cinta di mana… kan kucari ke ujung dunia
Kasih serupa kasih ibunda
Tulusnya, belainya, kan selalu sepanjang masa
Cinta di mana… kan kutanya nuraniku saja
Jawabnya tiada yang setara kasih bunda

Ibunda, lagu sederhana tercipta
dari hati tanda kasih ananda
Bunda, doa bahagia selalu bersamamu
Lestari bagai kasihmu

Sorga di mana… kan kucari ke ujung usia
Takkan henti sampai kubersua
Nirwana bertahta di telapak kaki bunda
Sorga di mana… kan kutanya nuraniku saja
Jawabnya berada dalam rela bakti nanda

Ibunda, maafkan diriku yang selalu
Menyusahkanmu hingga dewasa
Bunda, doa bahagia selalu bersamamu
Lestari bagai kasihmu

Selasa, 12 Oktober 2010

Ken Lee-Yang Menyanyi dari Hati

Mari simak, apa yang bisa terjadi jika kita hanya mendengar tanpa mempelajari lebih jauh kebenaran ucap dan makna bahasa tertentu. Contoh ini terjadi di event Music Idol di Bulgaria. Menarik juga untuk disimak. Menurut pengakuannya, dia menyanyikan lagu ini dalam bahasa Inggris. Tapi kenyataannya... mari kita simak bersama.
Ada teks terjemahan di bagian bawah tampilan video ini. Kita bisa bernyanyi bersama Valerina Hassan, sang biduanita. Setelah acara Music Idol di Bulgaria ini, dia diundang untuk menyanyi di American Idol, tentu saja dengan bahasa Inggris yang telah mengalami peningkatan kualitas. Dia dijuluki penyanyi yang menyanyi dengan hati oleh sang pembawa acara, Ryan Seacrest. Kupikir, ... di Indonesia pun ada beberapa 'kasus' serupa ;) Berani tampil (beda/gila)?