Tampilkan postingan dengan label budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label budaya. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Maret 2012

Lomba Blog Entri-Batik Sebagai Warisan Budaya

Sekedar meneruskan informasi dari komunitas Blogfam tentang adanya lomba blog entri-review Batik sebagai warisan budaya. Silakan, yang mau ikut berpartisipasi, simak informasinya di bawah ini:

Batik Indonesia merupakan salah satu kebudayaan tradisional bangsa Indonesia yang telah diakui dunia. Terutama karena keindahan dan nilai etnik yang terkandung di dalamnya. Budaya Indonesia yang kaya membuat beragam jenis dan corak batik tradisional seperti Batik Solo, Yogyakarta, Cirebon, Madura, Bali, Banyumas, Pekalongan, Tasik, Banten, bahkan batik juga ada di Aceh, Palembang, Ambon, dan daerah lainnya.
Bekerjasama dengan www.BatikIndonesia.com, Blogger Family (Blogfam) mengadakan lomba Blog Entry bertema Batik Indonesia.
Caranya? Silakan simak ketentuannya sebagai berikut :
Tema: Batik Indonesia Sebagai Warisan Budaya
Panjang Tulisan: tidak dibatasi
Tanggal Posting Tulisan: 1 – 28 Maret 2012
Ketentuan untuk peserta :
Memiliki blog (wordpress, blogspot, tumblr, posterous, detikblog, kompasiana, dan lain-lain)
Peserta adalah member Blogfam (yang belum menjadi member, silakan mendaftar ke http://forum.blogfam.com/index.php?action=register)
Tulisan menggunakan bahasa Indonesia. Jangan menggunakan bahasa alay atau kata yang disingkat-singkat seperti yg, tp, drmn, dan lain sebagainya.
Tulisan yang diposting di blog peserta, bukan hasil saduran, bukan copy paste. Murni karya sendiri dan belum pernah dipublikasikan di tempat/media lain.
Tulisan tidak mengandung unsur SARA, pornografi dan atau menyudutkan pihak lain.
Mencantumkan banner lomba Batik Indonesia Warisan Budaya dengan kode html: http://blogfam.com/images/banner/batik/kompetisi_batik_indonesia.png
Pada postingan blog, setiap kata ‘Batik Indonesia’ harap me-link ke www.BatikIndonesia.com dan pada akhir postingan, tuliskan ‘Disertakan pada lomba Blog Entry bertema Batik Indonesia, kerja sama Blogfam dan www.BatikIndonesia.com
Daftarkan Blog Entry lomba ke email blogfam@gmail.com dengan Subyek: Lomba Blog Entry Batik Indonesia atau daftar url tulisanmu di Fan Page www.Facebook.com/Blogfam.
Follow @blogfam dan @fashionetnik.
Peserta menuliskan tweet “Batik Indonesia Warisan Budaya”, url postingan dan mention ke @blogfam dan @fashionetnik
JURI:
Rini Nurul Badariah (editor, penerjemah, dan moderator Blogfam)
Nunik Utami Ambarsari (penulis, admin BatikIndonesia.com)
Retno De Kristiani (Blogger, member Blogfam)
Dewan juri akan memilih 7 postingan terbaik untuk memperebutkan hadiah sebagai berikut :
Kain Batik Tulis, plus uang sebesar 500 ribu untuk satu (1) orang pemenang.
Kain Batik Tulis, plus uang sebesar 250 ribu untuk satu (1) orang pemenang.
Kain Batik Cap, plus uang sebesar 100 ribu untuk lima (5) orang pemenang.
Pengumuman akan dilaksanakan selambat-lambatnya tanggal 10 April 2012. Keputusan Juri mutlak dan tidak bisa diganggu gugat.
Silakan cek Timeline @blogfam dan @fashionetnik di Twitter atau Page Blogfam di Facebook untuk pengumuman dan info-info lainnya.
Selamat menulis!

Sabtu, 11 Desember 2010

Mari Giatkan Membaca...!

Salah satu kegemaranku adalah membaca. Sejak kecil. Dulu bahkan aku sering ditegur ibu karena membaca sambil berbaring, membaca sambil makan (jadi makannya nggak selesai-selesai), dan membaca di mana saja. 
Aku mengaku suka membaca, tapi ketika aku membandingkan dengan teman lain yang punya hobi serupa, wah... ternyata aku masih kalah jauh. Aku sangat menikmati kegiatan membaca, tapi rupanya aku belum bisa masuk kategori membacamania :p Sementara teman-teman lain menetapkan target untuk membaca sekian buku dalam rentang waktu tertentu, aku tidak pernah menetapkan target tertentu dan santai saja membaca hanya di waktu luang. Bacaan yang kubaca pun belum fokus pada satu jenis bacaan tertentu, dan masih  lebih suka yang ringan-ringan saja. Novel dan majalah jadi favorit. Itu pun berhenti di titik menikmati, atau sedikit lebih jauh: terinspirasi. Seringkali aku salut kepada teman-teman yang sudah melangkah lebih jauh dengan menuliskan resensi tentang buku-buku yang dibacanya, dengan gaya bertutur yang menarik pula. Ingin  sekali seperti mereka! Tapi terus terang... menulis resensi bukan salah satu kegiatan yang kusukai. Untuk kegiatan tulis menulis, aku lebih suka menulis cerita pendekku sendiri. Ingin juga menulis cerita bersambung atau novel, tapi... pfuh... perlu 'nafas panjang' untuk mengerjakannya. Tapi ayo, aku masih ingin mencoba menulis buku.
Di sisi lain, aku mengamati minat baca murid dan keponakanku. Beragam, tentunya. Sebagian besar hanya suka membaca komik. Ya... ya... ini pun sudah terjadi sejak dulu. Aku juga suka, sebetulnya. Membaca komik memang mengasyikkan. Membaca sambil melihat gambar-gambar yang juga 'bercerita', tentu akan jadi pengalaman yang -bagi sebagian orang- membuat ketagihan. Satu keponakanku hanya suka membaca komik, tapi satu keponakanku yang lain punya minat cukup  besar pada aktivitas membaca -dan belakangan- menulis juga.
Sejak bayi, sang bunda memang mempunyai kebiasaan untuk membacakan buku sebelum tidur. Ketika dia sudah mulai bisa bicara, dia seringkali meminta bundanya untuk membacakan buku untuknya sebelum tidur. Terkadang, buku yang sama bisa dibaca berulang kali, dan tak jadi masalah buatnya. Dia bahkan sampai hafal isi bukunya, dan bisa protes saat sang bunda bercerita 'keluar jalur'.
Kulihat, tentu saja peran serta orang tua sangat besar dalam menumbuhkan minat baca pada anak. Dan ini penting! Jangan sampai anak hanya tenang ketika disediakan layar kaca dengan tayangan kurang bermutu, juga tanpa pendampingan orang tua. Mari kembali lagi pada budaya membaca, dengan berbagai dampak positifnya. Bagaimana caranya? Tabloid Nova pernah mengulas hal ini. Mari baca di link tabloid nova online ini.

Jumat, 23 April 2010

Hari Buku Sedunia

Hari Buku Sedunia diperingati setiap tanggal 23 April. Tanggal tersebut merupakan hari wafatnya penulis William Shakespeare and Miguel de Cervantes, tepatnya pada tahun 1616. Tanggal 23 April juga merupakan hari lahirnya William Shakespeare di tahun 1564. Unesco menetapkan tanggal tersebut sebagai Hari Buku Dunia sebagai bentuk penghormatan bagi kedua tokoh tersebut. Mereka berdua merupakan dua dari begitu banyak tokoh penulis dunia yang berjasa besar dan memberikan kontribusi berharga di bidangnya.
Buku adalah gudang ilmu, membaca adalah kuncinya. Kalimat itu sudah sering kita dengar, pastinya, menandakan betapa pentingnya buku sebagai sumber ilmu. Dan siapa saja bisa mendapatkan ilmu tersebut, asal mau menggunakan kuncinya, yaitu membaca. Tidak sulit, bukan? Hari Buku di Bandung dimeriahkan dengan lomba foto bertema "mendadak membaca" serta berbagai kegiatan menarik lainnya. Lomba foto "mendadak membaca" hanya salah satunya saja.
Aku suka membaca buku, tapi aku merasa mengalami kemunduran di hari-hari ini. Dulu aku bisa membaca berhari-hari, nonstop, di mana saja, kapan saja. Dulu aku punya target harian untuk membaca buku, juga membeli buku minimal sebulan sekali. Kalau majalah sudah rutin ya, tidak diperhitungkan sebagai buku, walaupun aktivitas 'menggarap' majalah ya disebut membaca juga... ;) Sekarang ini aku merasa sok capek sepulang kerja, dan memilih untuk menonton berita atau film di TV. Sekarang ini juga aku jarang membaca menjelang tidur, karena merasa sayang jika buku yang kubaca jadi lecek gara-gara tertindih saat aku membaca di tempat tidur. Perasaan ini baru. Dulu aku tidak merasa seperti ini. Mungkin karena dulu bukan aku yang membeli buku, jadi merasa kurang sayang pada buku. Tapi sekarang aku sendiri yang membeli buku, dan selalu ingin bukuku tampak cantik dan terawat. Pembatas buku jadi solusinya, dan sekarang ini aku membiasakan diri untuk membaca sambil duduk, tak pernah sambil berbaring lagi. Membaca sambil makan... masih sih... jadi kalau bukuku agak-agak berminyak, ya... maklum sajalah. ;) Bagaimana dengan kebiasaan membacamu?
Satu kebiasaan lagi berkaitan dengan buku adalah menulis, tentu saja. Membaca dan menulis merupakan dua kegiatan yang saling melengkapi. Buku ditulis untuk dibaca, bukan? Selain membaca, aku pun senang menulis. Buku diary jadi ajang latihan menulis. Semakin lancar dan tertatalah tulisanku. Selain diary yang sangat berkesan privasi, aku juga ingin tulisanku dipublikasikan secara lebih luas di berbagai media. Cerpen pertamaku muncul di sebuah majalah remaja, sekitar 15 tahun yang lalu. Setelah itu, kukirimkan beberapa naskahku ke berbagai media yang berbeda. Tentu senang sekali ketika naskah itu lolos seleksi redaksi dan dimuat di majalah. Selain mempublikasikan karya, aku tentu dapat honorarium yang cukup pantas ;)
Aku tidak terlalu produktif menulis, sih... apalagi sebagai penulis profesional. tapi mimpi untuk jadi penulis tetap kupunya, dan mulai kuwujudkan dengan langkah-langkah kecil. Saat ini sedang keranjingan menulis blog dan ikut berpartisipasi dalam berbagai lomba menulis. Aku juga mulai merambah tulisan feature atau artikel ringan (sebelumnya kan cerpen melulu), dan salah satunya dipublikasikan di koran daerah Pikiran Rakyat dalam rubrik "Forum Guru". Insya Allah naskah lainnya akan menyusul ;) Sementara itu, bukuku pun sedang dalam proses cetak. Insya Allah. Sedang harap-harap cemas nih menunggu tanggal terbitnya.
Semoga hari buku dunia jadi moment yang tepat, tidak hanya untukku, tapi juga untuk semua orang di dunia, agar menggalakkan kembali budaya membaca dan menulis (daripada budaya demo -anarkis, pula), supaya kita semua jadi lebih pintar!
Kita harapkan dengan adanya Hari Buku Sedunia ini dapat membangun budaya membaca dan menulis di Indonesia sekaligus meningkatkan minat baca bangsa Indonesia khususnya anak-anak.