Tampilkan postingan dengan label cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerpen. Tampilkan semua postingan

Minggu, 07 Agustus 2011

Sayembara Menulis Cerpen dan Cerber Femina 2011

Satu bulan lebih satu pekan. Tinggal itu waktu yang tersisa untuk menyelesaikan naskah terbaikku dan mengirimkannya ke panitia sayembara menulis cerpen dan cerber femina. Akankah tahun ini akhirnya aku mengirimkan karyaku, setelah tahun-tahun sebelumnya gagal melulu?
Ketika aku merasa cukup tahu seperti apa sih standar mutu cerpen-cerpen femina, seberapa beragam tema yang diangkat, seperti apa jalan cerita dan penggarapan karakter tokoh-tokohnya. Hmm... aku pun berusaha untuk memenuhi standar itu. 
Tak pernah puas rasanya menyelesaikan cerpen untuk femina. Jika aku sendiri tak puas, akankah tim juri lomba cerpen femina akan puas membaca tulisanku? Hm... rasanya tidak. Jadi, mari manfaatkan waktu yang tersisa hingga tenggat waktu pertengahan September mendatang. Tulis cerpen terbaik, dan kirimkan!!!
Syarat-syarat penulisan bisa dilihat di tautan ini. Silakan download dan cetak formulir pendaftarannya, isi dan kirimkan bersama persyaratan lainnya. Semoga sukses...!

Minggu, 12 Desember 2010

15 Penulis Paling Berpengaruh

The Rules: Don't take too long to think about it. Fifteen authors (poets included) who've influenced you and that will always stick with you. List the first fifteen you can recall in no more than fifteen minutes. Tag at least fifteen friends, including me, because I'm interested in seeing what authors my friends choose. (To do this, go to your Notes tab on your profile page, paste rules in a new note, cast your fifteen picks, and tag people in the note.)
Itu yang kuambil dari halaman catatan beberapa teman pecinta baca di facebook. Kupikir, daripada menulis di note facebook, lebih baik aku tulis di blog ini saja. Menuliskan 15 pengarang paling berpengaruh? Hm... mungkin pengarang paling berkesan, kali ya. Soal berpengaruh atau tidaknya, aku tidak bisa memastikan ;) Berikut ini daftarnya:
  1. Enyd Blyton. Kufavoritkan semua karyanya. Lima Sekawan, Sapta Siaga, seri sekolah berasrama, sebutkan apa saja, aku suka semua.
  2. Laura Ingalls Wilder. Seluruh karyanya, serial Rumah Kecil, sudah habis kubaca sejak kecil dulu, dan buku-buku itu jadi koleksi berharga keluarga.
  3. Uderzo & Goscinny. Penulis serial Asterix & Obelix ini betul-betul berhasil membuatku 'lengket' pada komiknya. Sekali membuka majalahnya, harus tamat dulu sebelum bisa mengerjakan yang lain, dan tertawa tak berhenti-berhenti. Hihihi...
  4. James Clavell. 6 seri novel Shogun-nya bikin aku terkesan. Nomor satu kurekomendasikan pada teman, dipinjam, dan sampai sekarang belum juga dikembalikan. :(
  5. Sydney Sheldon. Gaya bercerita dengan konflik dan ending yang tak terduga, membuatku penasaran untuk membaca buku-buku karyanya. Tapi... bumbu adegan dewasanya agak terlalu detil, kukira...
  6. Kurnia Effendi. Sangat terkesan dengan cerbernya di majalah Gadis, Pelangi di Matamu. Selain itu, cerpen-cerpennya yang tersebar di mana-mana juga kusuka sekali.
  7. Roald Dahl. Matilda adalah buku karangannya yang jadi favoritku. Imajinasinya yang liar, nakal, tapi khas anak-anak, dikemas dengan unik dan asyik.
  8. Jack Canfield & Mark Victor Hansen. Serial Chicken Soup for the Soul-nya sudah jadi favoritku sejak pertama terbit.
  9. Dewi Lestari. Memadukan kisah dan lagu jadi satu buku, Rectoverso... ini unik. Belum banyak sih baca buku-bukunya, tapi masuk "most wanted books to read" list.
  10. Takeshi Maekawa. Serial komik Kung Fu Boy-nya, full filosofi. Aku suka banget.
  11. Gosho Aoyama. Penulis serial komik Detektif Conan. Selain alur kisah penuh konflik dan intrik yang unik, aku juga suka banget dengan karakter Conan Edogawa. daisukiii....!!!
  12. Andrea Hirata. Fenomena Tetralogi Laskar Pelangi yang dibuatnya, bisa-bisa bikin dunia ternganga. Hebat!!!
  13. Dan Brown. Da Vinci Code-nya menggemparkan dunia. Data dan fakta yang disajikan menarik sekali.
  14. J. K. Rowling. Seri Harry Potter-nya, wah... top!!!

Kamis, 07 Oktober 2010

Cerpen,Net

Beberapa waktu lalu aku menemukan situs cerpen ini secara tidak sengaja, Cerpen.Net. Ketika kumasuki, eh... ternyata menarik juga. Tautannya tersedia juga di komunitas jejearing sosial, facebook, yang aku pun menjadi salah satu yang menyukai laman tersebut. Secara berkala, kabar dari situs resminya, termasuk pengunggahan materi cerpen baru, dipublikasikan melalui jejaring tersebut.
Situs ini merupakan situs tempat berkumpulnya para cerpenis, di mana mereka (dan aku segera menjadi bagian dari komunitas itu) bisa membaca cerpen-cerpen karya para anggotanya, dan belajar darinya. Komentar dan kritik serta saran sangat diperbolehkan, bahkan ditunggu-tunggu oleh para cerpenis, sebagai sarana untuk berkaca diri dan memperbaiki kualitas tulisan di masa mendatang.
Aku sudah mengirimkan beberapa karyaku ke situs tersebut. Dan tak berapa lama kemudian, cerpen-cerpen itu sudah terpampang di halaman situs tersebut sebagai cerpen terbaru. Wah, senangnya.... Namun sayang, ketika saat ini kucoba untuk mengakses situs tersebut, ternyata laman situs tersebut gagal terbuka. Padahal aku berniat untuk mengunggah satu-dua materi cerpen baru karyaku.
Walaupun aku tidak akan mendapatkan honorarium untuk karya tulis yang dipublikasikan di situs tersebut, tidak seperti cerpen yang dipublikasikan di media cetak pada umumnya, tapi kritik dan saran dari pembaca akan jadi masukan berharga untuk mengasah kemampuan menulis agar dapat menulis lebih banyak lagi, lebih baik lagi. Ayo ayo... silakan kunjungi situs ini dan kritisi.