Senin, 27 September 2010

Lomba Blog Depok

Kukirim dua tulisan untuk Lomba Blog Depok yang tenggatnya telah berakhir tanggal 17 September lalu. Berdebar-debar kutunggu kelanjutan 'nasib' naskahku, apakah lolos dalam naskah yang layak seleksi atau tidak, karena salah satunya ku-posting tepat di hari-H penutupan tenggat lomba. 
Ketika 740 data nama peserta final lomba blog depok yang memenuhi persyaratan (mendaftar dengan menyertakan tautan tulisan, memasang banner lomba pada blognya, dan sebagainya), ternyata tiga kali namaku tertera di sana, padahal sungguh, aku hanya mengirimkan dua tulisan saja. Semoga jadi pertanda baik ;)
Hari ini, data 25 unggulan dari setiap kategori diumumkan di situs lomba blog Depok. Namaku muncul di situ. Hanya satu blog posting-ku yang lolos ke 25 besar. Semoga memang itulah yang terbaik. Beberapa kriteria yang menjadi penilaian adalah:
1. Kesesuaian tema
2. Penggunaan Bahasa Indonesia yang baik (bahasa sehari-hari diterima, namun harus tetap baik)
3. Tidak mendiskreditkan pihak-pihak tertentu, apalagi menyangkut SARA
4. Orisinalitas tulisan
Beberapa perubahan jadwal diumumkan panitia lomba, bahwa pengumuman pemenang dan prosesi penyerahan hadiah yang sedianya akan dilaksanakan pada tanggal 10, diajukan menjadi tanggal 6 Oktober. Hal ini berkaitan dengan adanya pemilukada di Depok di akhir pekan itu, yang tentu tidak memungkinkan untuk menyelenggarakan kegiatan besar lain yang bisa 'menyaingi' acara akbar yang akanmenentukan langkah Depok menuju masa depan. Semoga sukses untuk semuanya, pemilukada Depok, juga lomba blog Depok.

Jumat, 24 September 2010

Kutipan Super

Anda berbakat untuk menjadi pribadi yang damai
dan kuat jika Anda tegas menyikapi yang kecil
sebagai yang kecil, dan yang besar sebagai yang besar.

Yang menjadikan kita pemarah yang sering menyesal,
adalah reaksi dengan emosi besar terhadap kejadian kecil.

Dan yang menjadikan kita penceroboh
yang sering membuat kesalahan serius,
adalah sikap menggampangkan masalah serius.

Mario Teguh

Selasa, 21 September 2010

Sammy's Adventure: The Secret Passage

Alternate Title(s): Formerly Around the World in Fifty Years 3D
SAMMY'S ADVENTURES: THE SECRET PASSAGE tells the life story of a sea turtle from birth in 1959 to maturity in 2009. This computer-generated, animated tale is a coming-of-age movie about growing up and friendship. Spending 50 years in the oceans puts us in an unusual vantage point to witness some of the major changes that the ever growing human presence is having on our planet.
Aku bersama kakak dan tiga keponakan melewatkan satu hari liburan untuk bersama-sama menonton film di Cinema 21, Cihampelas Walk. Kami sengaja menonton di tengah pekan (hari Kamis) agar bisa mendapatkan harga tiket yang lebih murah dibandingkan jika kami membeli tiket di akhir pekan. 
Adik memilih film yang akan kami tonton. Dia memilih Sammy's adventure di Cinema 21 dibandingkan Cats and Dogs 2 di Blitz Megaplex. Kali ini aku mengajak mereka memonton film animasi 3 dimensi. Pengalaman pertama untuk mereka. 
Dengan menggunakan kacamata khusus untuk menonton film ini, kami bisa menyaksikan 'keajaiban' film 3 dimensi ini. Gambar-gambar bergerak di film itu, berbagai ikan serta binatang laut lainnya terlihat seolah nyata dan begitu dekat dengan kita. Ketiga keponakanku menyukainya. Tentu saja...
Satu hal lain yang juga terasa menyenangkan adalah 'keajaiban' bahwa ketiga keponakanku dengan rentang usia 4-12 tahun cukup mengerti jalan cerita dalam film itu. Setahuku, film-film 3 dimensi tidak menyediakan subtitle/teks terjemahan dalam bahasa Indonesia, termasuk film ini. Ketiga keponakanku yang notabene belum mengerti bahasa Inggris cukup mengerti jalan cerita bahkan dialog dalam film tersebut. Hanya sesekali mereka bertanya jika memang ada kata atau kejadian yang tidak mereka pahami dari adegan yang tersaji di layar lebar itu. Kupikir, keberadaan subtitle memang tidak terlalu penting, apalagi sampai menterjemahkan/ menyulih-suarakan berbagai dialog dalam film asing. Tapi... bahasan tentang itu akan kubahas di posting-an yang lain saja ya :)

Minggu, 19 September 2010

Kutipan Super

Janganlah memperlakukan badan Anda
sebagai barang sewaan, yang dapat Anda kembalikan
dan tukar saat mulai bermasalah.

Kekayaan Anda tidak akan berarti banyak,
jika Anda tidak sehat.

Seperti,
Maharaja yang kaya raya, tetapi sakit,
akan merasa iri melihat seorang fakir yang menari-nari
di bawah curahan hujan pagi yang lebat.

Kesehatan adalah pengutuh semua keberhasilan.

Mario Teguh

Jumat, 17 September 2010

Fasilitas Add-ins Al Quran Dalam Microsoft Word

Salah satu fasilitas add-ins yang dapat di-install dengan mudah dalam Microsoft Word adalah Al-Quran. Fasilitas ini sangat bermanfaat untukku yang seorang muslimah dan mengajar di sekolah Islam. Salah satu materi yang kuajarkan kepada muridku adalah hafalan Al-Quran, dan tentu saja sesekali aku harus berkutat dengan naskah Al-Quran. Mushaf Al-Quran, tentu saja aku miliki, begitu juga murid-muridku. Namun terkadang aku harus memberikan naskah hafalan untuk muridku dalam bentuk lembar kerja.
Dengan adanya fasilitas add-ins dalam MS Word ini, aku dapat dengan mudah menemukan naskah Al-Quran dalam bahasa Arab, tanpa perlu menuliskannya kembali -baik menggunakan tulisan tangan ataupun mengetik ulang- dalam huruf Arab. Walaupun aku bisa mengetik dalam huruf Arab dengan fasilitas pilihan bahasa pada komputerku, tapi aku memerlukan waktu sangat lama untuk mengetikkan satu kata dalam bahasa Arab sekalipun, karena aku belum hafal posisi huruf itu satu persatu pada papan ketik komputerku yang diatur dalam susunan huruf Romawi. Dengan menggunakan fasilitas add-ins Al-Quran ini, aku bisa mendapatkan naskah Al-Quran dalam waktu beberapa detik saja. Jika perlu, aku bahkan bisa mendapatkan terjemahannya juga. Sangat bermanfaat. Fasilitas ini, termasuk langkah-langkah mengaplikasikannya bisa didapat melalui tautan berikut ini: http://www.myquran.org/msword/ Selamat mencoba dan memanfaatkannya.

Rabu, 15 September 2010

Kutipan Super

Orang yang hanya hidup untuk dirinya sendiri,
akan mudah merasa kesepian dan gelisah
dalam perasaan tidak berguna.

Segera setelah dia melibatkan dirinya
dalam pergaulan dan pekerjaan yang baik,
yang berupaya memperbaiki perasaan sesama,
dia akan terbahagiakan.

Dia akan merasa cukup,
tanpa ditambahkan apa pun.
Dan tidak akan merasa kekurangan,
walaupun tidak memiliki
yang dibanggakan oleh orang lain.

Mario Teguh

Rabu, 08 September 2010

Kartu Ucapan Idul Fitri dari Gubernur Jabar?

Terbetik kabar, bahwa untuk Idul Fitri tahun ini, gubernur Jabar bapak Achmad Heryawan menganggarkan dana sebesar 1,7 milyar untuk mencetak dan mengirim kartu ucapan selamat Idul Fitri kepada seluruh rekanannya. Tidak jelas, apakah ini mengatasnamakan gubernur, atau pribadi.
foto oleh Aditya Herlambang Putra (Tempo)
Dari data yang didapat dari tempointeraktif.com, pada kartu ucapan selamat Idul Fitri itu terlihat foto bapak Gubernur tanpa didampingi wagub. Menurut berita tersebut, kartu bergambar wagub juga turut dicetak dalam jumlah yang lebih sedikit. Kartu ucapan Idul Fitri ini dibuat dan dikirimkan dengan maksud untuk menyambung silaturahmi kepada rekanan gubernur Jabar dan rakyatnya. Kartu ini selain dikirimkan kepada kolega, juga akan dikirim untuk pengurus RT dan RW se-Jabar serta guru-guru di daerah terpencil yang cukup besar kontribusinya bagi pembangunan Jabar.
Aksi 'ramah' bapak Gubernur ini tentu saja menuai protes dari banyak kalangan, yang melihat bahwa hal tersebut tidak sepatutnya dilakukan, mengingat anggaran yang sangat besar, hanya digunakan untuk mencetak kertas dan mengirimkannya ke pelosok Jabar. Pemborosan. Bapak Gubernur kemudian menyampaikan klarifikasi atas berita yang telah beredar itu. Regional.kompas.com memuat berita mengenai sanggahan Gubernur tersebut. Dalam berita tersebut dinyatakan bahwa anggaran yang digunakan bahkan tidak mencapai 1 milyar, melainkan sekitar 800 juta-an saja. Sementara itu, kartu tersebut pun bukanlah atas nama pribadi, melainkan atas nama instansi, dengan cap resmi gubernuran.
Kartu yang juga mencantumkan kalender ini akan berfungsi ganda dan berumur panjang karena akan dapat digunakan sepanjang tahun, sehingga dana pembuatan kartu tersebut akan bernilai lebih efektif, demikian penuturan gubernur. Sedangkan perangko yang digunakan oleh gubernus merupakan perangko prisma yang dicetak khusus berdasarkan pesanan, seharga Rp 2.000,- per lembar. Ini masih harga standar dan tentu saja bekerjasama dengan PT Pos Indonesia.
Kami hargai niat baik pak Gubernur untuk bersilaturahmi dengan warganya, walaupun medianya tentu dapat menggunakan apa saja agar lebih efektif, mulai dari iklan TV, surat kabar, hingga sms. Hmm... mungkin bapak Gubernur ingin kembali ke masa konservatif, ketika berkirim kartu lebaran masih menjadi tradisi, sebagai penyambung silaturahmi. Baiklah.
Selamat Idul Fitri 1431 Hijri. Mohon maaf lahir dan batin.